Penghujung tahun 2011 sudah dekat, jam dinding menunjukkan pukul 09.23 waktu makassar dan pada umumnya masyarakat merayakn tahun baru 2012 dengan meriah dengan segala macam acara, ada yang ngumpul di pantai losari sambil duduk dengan teman-teman sambil menikmati makana-makanan kecil sambil melihat kembang api di langit, ada juga yang menggelar pentas Band di panggung-panggung, ada juga yang bakar-bakar jagung di kompleks perumahan sambil karokean dan ada juga yang main domino di depan warung sambil bertaruh bahwa siapa yang menang maka harus membayar makanan dan minuman mereka yang mereka makan dan minum sambil main domino (namun ini sebenarnya judi yang terselubung hehehehehhe…) dan berbagai macam bentuk perayaan lainnya.
Merayakan tahun baru 2012 merupakan suatu keharusan bagi sebagian besar masyarakat kita, hal ini di latar belakangi oleh adanya gaya hidup gaul menurut mereka, jika tidak merayakan tahun baru maka dianggap sebagai orang yang kuper atau kurang pergaulan, namun bila kita pikir secara mendalam, apa sih bedanya antara tahun baru dengan malam minggu ?? apa bedanya tahun baru islam dengan tahun baru umum (justru yang banyak merayakan tahun baru umum adalah notabene’nya orang-orang muslim, jika tahun baru
islam sangat sepi dan hanya segelintir orang yang merayakannya), oh mungkin jika tahun baru islam tidak ada yang namanya hura-hura yang ada adalah banyak berzikir, banyak mengaji atau shalat malam dan tafakkur mendekatkan diri pada Allah.S.W.T…… mungkin kegiatan-kegiatan keagamaan adalah mungkin dianggap kurang gaul (karena pandangan masyarakat kita cenderung kebarat-baratan, menganggap bahwa apa yang menjadi trend di barat maka hal itu harus diikuti, okelah dari segi style atau gaya hidup ……, namun kok gaya hidup orang barat yang senang menambah ilmu pengetahuan seperti membaca atau belajar kok tidak dijadikan trends ???? sekali-sekali ganti trendslah jangan hanya gaya hidupnya di ikuti namun ikuti cara hidup dan cara mereka berpendidikan …. bukan begitu ???).
Saya masih teringat akan kata-kata teman dari anak teman saya. Begini ceritanya, pada suatu waktu saya berkunjung ke rumah teman saya itu, sambil cerita-cerita…. tiba-tiba datanglah teman dari anaknya dan bertanya ” eh… pak , Fadilnya ada ??? kata anak itu, dengan sigap teman saya menjawab ” eh…. fadilnya lagi shalat, tunggu sebentar yah ??? “. Namun setelah itu temannya Fadi berbisik pada teman lainnya dan berkata ” Apa ??? hari gini shalat ??? capek deh, kelaut aja”…… wah….saya mendengarnya jadi kaget, kok sampe segitu cara berpikirnya anak itu, apa pelajaran agama di sekolah sudah menjadi barang basi ???? …..apa anak2 itu sudah terinfeksi virus2 org2 di luar islam ??? sungguh sangat ironis.
Sebagi muslim sebaiknya kita jangan terlalu terlarut merayakan tahun baru 2012 dengan perayaan2 yang bersifat hura-hura seperti itu, rayakanlah tahun baru dengan banyak instrokpeksi diri dan menyusun langkah2 apa yang akan di ambil di tahun 2012 mendatang…..


